Mandlaikaupdate.com, LOMBOK BARAT- Pondok Pesantren As -Sa’idiyah NWDI Tempos, Gerung, Lombok Barat, sukses menggelar perhelatan akbar perpaduan antara spiritualitas dan syiar pendidikan. Acara Tabligh Akbar sekaligus Penamatan Santri dan Santriwati Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis (4/6/2026).
Acara ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren As -Sa’idiyah NWDI Tempos, TGH. Munawir Said,QH, S.Sos.I., M.Pd., yang juga merupakan tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat.
Suasana religius begitu terasa sejak awal acara, diperkuat dengan kehadiran tokoh ulama nasional yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI), Dr. TGB. KH. Muhammad Zainul Majdi, M.A. Kehadiran TGB menjadi magnet spiritual bagi ribuan jamaah dan wali santri yang memadati area pondok pesantren.
Turut hadir memberikan dukungan moril dari jajaran pemerintahan dan legislatif, antara lain Wakil Bupati Lombok Barat Una (Ummi Nurul Adha), Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi Nasdem H. Soeharto, Kapolsek Gerung, serta Kepala Desa Tempos. Sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan tokoh masyarakat ini menegaskan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan Islam di Lombok Barat.
Dalam sambutannya, TGH. Munawir Said menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan para santri dan santriwati. Beliau menekankan bahwa penamatan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal untuk mengabdi di tengah-tengah masyarakat.
Di tengah dinamika zaman dan gempuran digitalisasi, keberadaan Pondok Pesantren As -Sa’idiyah NWDI Tempos membuktikan diri bukan sekadar lembaga pendidikan alternatif, melainkan sebuah “rahim peradaban”. Pesantren hadir sebagai kawah candradimuka yang menempa generasi muda agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter mulia (akhlakul karimah).
Ia Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh santri dan santriwati serta orang tua/wali, yang sudah mengamanahkan ponpes As Sa’idiyah untuk mendidik putra-putrinya belajar di As Sa’idiyah. Sekaligus memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan dalam mendidik para santri dan santriwati.
Pondok pesantren adalah benteng moral bangsa. Di sinilah integrasi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum dirajut dengan harmonis. Para santri diajarkan kemandirian, kesederhanaan, dan nilai-nilai toleransi (kesalehan sosial) yang menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan meluluskan generasi penghafal Al-Qur’an dan ahli ilmu, Ponpes As -Sa’idiyah NWDI Tempos terus konsisten menyumbang aset terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Sementara itu, dalam ceramah agama atau Tabligh Akbar yang disampaikan oleh TGB Zainul Majdi, beliau berpesan kepada para santri yang tamat agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi suluh penyeru kebaikan di mana pun mereka berada. TGB juga mengapresiasi konsistensi Ponpes As -Sa’idiyah NWDI Tempos dalam mencetak generasi penerus yang beriman dan bertakwa.
Dalam Sambutan Terkahir Wakil Bupati Lombok Barat menyampaikan Pesan Kepada Seluruh Santri dan Santriwati yang dilepas pada hari ini. Untuk tetap Belajar dan belajar sehingga apa yang menjadi Cita-cita bisa digapai. Beliau juga berpesan Untuk tetap menghargai Guru,Orang Tua dan Juga Pimpinan yang telah mendidik selama ini. Pesantren As Sa’idiyah memberikan Kontribusi kepada Desa Kecamatan dan Bahkan Lombok Barat.
Ibu Wakil Bupati Juga memberikan semangat dan juga ucapan selamat secara langsung kepada seluruh santri dan santriwati.yang diwisuda pada hari ini. Apresiasi kepada Ponpes dan Santri/santriwati atas nama pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Acara ditutup dengan prosesi wisuda kelulusan santri-santriwati yang diwarnai isak tangis haru bercampur bahagia dari para wali santri, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan pondok pesantren dan kemaslahatan umat. (Red)















