BNN dan Kwarcab Kota Mataram Resmi Membentuk SAKA Pramuka Anti Narkoba

banner 120x600

Mandalikaupdate.com, MATARAM – 23 April 2026 – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram menggelar acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan Satuan Karya (SAKA) Pramuka Anti Narkoba dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram di ruang rapat Kantor BNN Kota Mataram, Kamis (23/4).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua BNN Kota Mataram, Komisaris Besar Polisi Yuanita dan Ketua Kwarcab Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH beserta jajaran masing-masing perwakilan BNN dan Kwarcab Kota Mataram.

Penandatanganan PKS ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara Kwarcab Kota Mataram dan BNN dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Kerjasama ini mendukung visi Pramuka untuk mencetak generasi muda yang berkarakter kuat, bebas dari pengaruh narkoba, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui kerjasama ini, Kwarcab Kota Mataram dan BNN berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program edukasi, sosialisasi, serta kampanye anti-narkoba yang efektif. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik di lingkungan sekolah dan masyarakat pada umumnya tentang bahaya narkotika, serta memperkuat ketahanan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba di berbagai lapisan masyarakat.

Ketua Kwarcab Kota Mataram, H. Didi Sumardi mengatakan bahwa Pramuka memiliki kesamaan visi dalam upaya mensukseskan program pemerintah yakni Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Pramuka memiliki kesamaan dalam mempersiapkan SDM yang selaras dengan misi P4GN yang digalakkan oleh pemerintah melalui BNN”, ujar Didi.

Didi memastikan pihaknya secara efektif akan melakukan upaya-upaya untuk memastikan lingkungan pendidikan dan masyarakat bebas dari bahaya narkoba. Melakukan upaya sosialisasi atau edukasi bagaimana masyarakat memiliki pemahaman akan bahaya narkoba, membangun kualitas generasi bangsa yang sehat dan produktif dan bebas narkoba.

“Kwarcab memiliki sebelas satuan karya tersebar di berbagai instansi pemerintahan di kota Mataram dan gugus depan dari Pra-Siaga (TK/RA) hingga Pendega (Perguruan Tinggi) yang memiliki komitmen dalam kenaggulangi bahaya narkoba. Semua perangkat Pramuka akan melakukan penyiapan SDM anggota Pramuka yang siap membantu BNN di semua level”, ungkapnya.

Tidak hanya itu, Kwarcab juga akan memasukan pembelajaran anti narkoba ke dalam kurikulum Pramuka, sehingga setiap pelaksanaan kursus atau pelatihan kepramukaan seperti KMD, KML dan kursus-kursus yang sejenis akan diberikan pembelajaran dan pengetahuan tentang narkotika.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Mataram
Kombes Pol Yuanita optimis Saka Pramuka Anti Narkoba yang dibentuk ini akan berdampak. Menurutnya Pramuka adalah organisasi yang solid, berpengalaman dan telah terbukti nyata sukses membangun karakter anak bangsa.

“Saya yakin dan optimis kegiatan kita ini akan berdampak karena pramuka melekat dengan lingkungan pendidikan, rekan sebaya di sekolah bisa menjadi objek untuk melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan narkoba”, ujar Yuanita.

Ia membeberkan, dunia narkoba tidak mengenal teman, keluarga, dan sahabat. Orang-orang terdekat memiliki potensi menjadi bagian dari bahaya narkoba.

“Pengguna narkoba justru banyak dari kalangan keluarga yang tidak mampu, disebabkan oleh tingkat pendidikan yang tidak matang. Yang banyak kita temukan dilingkungan mereka biasanya pemakai narkoba dalam bentuk Sabu”, bebernya.

Kedepan lanjut Yuanita, salah satu program yang akan digalakkan adalah tes urin sebagai bentuk deklarasi bahwa Pramuka itu bersih dari narkoba. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *